Senin, 02 Maret 2009

Torn between two lovers, feeling like a fool.


Gimana sih rasanya macarin 2 orang di waktu yang bersamaan? Yang pasti, kasus "berbagi hati" dapat menimbulkan dilema patah hati buat masing-masing pihak. Kasus semacam itulah yang dicurhatkan seorang adik kita dalam sebuah em
ail untuk redaksi kilikitik.


From: nelli_beibi@xx.xx
Sent: Saturday, February 28, 2009 3: 18 PM
To: Kilikitik@windowslive.com



Dear Kilikitik,

Udah sebulan ini aku menjalin hubungan dengan X. Aku suka sama dia karena tampangnya berkesan brutal, gagah seperti "Manusia 6 Juta Dolar", tapi "IQ Jongkok". Pengalamanku selama sebulan ini tuh kira-kira begini:


Suatu hari X main ke rumahku. "Memang Lagi Mujur", hari itu rumah lagi kosong. Dari awal aku udah ngeliat naga-naganya dia yang menjurus, tapi aku nggak mau bergerak duluan.. "Gengsi Dong", jangan sampe dia "Gede Rasa".

X nanya kalo hari itu rumah bakal kosong terus ato ngga, aku jawab "Pokoknya Beres". Terus dia bilang kalo soal posisi dia fleksibel, "Atas Boleh Bawah Boleh". Aku bilang aku juga "Bebas Aturan Main".

Mendengar itu, si X langsung "Pencet Sana Pencet Sini". Aku panik, aku bilang, "Sabar Dulu Dong". Bukannya stop, dia malah makin ganas ngeliat gelagatku yang "Malu-Malu Mau"


Pas si X beraksi, aku kaget melihat "Dongkrak Antik"-nya yang "Bisa Naik Bisa Turun". Aku bilang, "Saya Suka Kamu Punya".
Norak memang, tapi "Mana Tahan" aku ngeliat itu?

Langsung deh abis itu kita "Makin Lama Makin Asyik". Dasar dia "Pintar-Pintar Bodoh", dia pikir aku "Depan Bisa Belakang Bisa" sehingga dia "Salah Masuk".

Tiba-Tiba dateng Y, teman baik si X, yang ngebet pengen join. Awalnya X nggak setuju, tapi dasar aku "Maunya Selalu Untung", aku bilang, "Itu Bisa Diatur". Aku pikir, kalau "Kesempatan Dalam Kesempitan" ini nggak dimanfaatkan ya "Sama Juga Bohong".

Alhasil mereka pun rebutan. X bilang: "Say
a Duluan Dong", Y bilang: "Gantian dong". Biar adil, aku bilang: "Bagi-Bagi Dong". Mereka pun ragu lalu bertanya "Mana Bisa Tahan?", saya jawab: "Sudah Pasti Tahan".

Akhirnya mereka pun berbagi. Aku ngerasa nggak enak sama X karena aku "Lupa Aturan Main", tapi mau gimana lagi, aku udah "Maju Kena Mundur Kena".




Setelah kejadian itu perasaanku jadi terbagi antara mereka berdua. Sekarang aku bingung, aku suka mereka berdua dan nggak mau ngelepasin salah satu, tapi mereka kok nggak mau ngerti yah? dasar dua-duanya cowok egois, nggak mau berbagi... Kan jadinya aku yang bingung...

Nella.

Jakarta.




Dear Nella,


Kamu tahu lagunya Mary Macgregor yang judulnya "Torn Between Two Lovers" nggak? Kayaknya lagu itu pas banget deh sama keadaan kamu sekarang. Liriknya bagus banget loh, tapi jelas nggak mesum kayak kamu.






"Torn between two lovers... feeling like a fool" memang terdengar manis. Tapi, "the real fool" adalah orang yang nggak bisa bedain cinta sejati dengan naksir monyet. Bisa jadi kamu memiliki perasaan yang sama intens-nya terhadap masing-masing pria, sehingga kamu ingin memiliki dua-duanya sekaligus. Sayangnya, yang namanya BM itu nggak pernah bikin untung. Coba deh tanya temen-temen kamu yang suka neken boti.

Seandainya kamu bingung untuk memilih salah satu diantara mereka, coba kamu pertimbangkan, dengan siapa kamu merasa lebih klop? mungkin kamu naksir seseorang karena kalian berdua punya banyak kecocokan, tapi mungkin juga kamu naksir orang lain karena buat kamu orang itu termasuk tipe ih-dia-beda-banget-dan-unik-bikin-gregetan. Tipe naksir yang kedua inilah yang biasanya lebih banyak mendatangkan perselisihan nantinya. Kamu boleh-boleh aja pede dan berpegang pada keyakinan "pacaran adalah untuk saling melengkapi", tapi ingat, kamu ingin menjalin asmara, bukan ngisi teka-teki silang.

Menjalin hubungan dengan satu orang aja sebenarnya udah cukup untuk bikin hidup kamu acakadut. Jadi, saran kita coba deh jujur sama hati kamu sendiri, kamu tahu mana yang lebih pas buat kamu. Jangan sampai karena kamu menginginkan dua-duanya, akhirnya kamu malah berakhir dengan pacar-less.

Mungkin kamu bisa ngambil hikmah dari dongeng berikut ini.



"Kapak Emas dan Kapak Perak"



Suatu hari, seorang penebang kayu bekerja seperti pada hari-hari lainnya. Tanpa sengaja ia menjatuhkan kapak tuanya ke sebuah danau. Ia pun meratap, "Astaga, dengan apa saya harus bekerja nanti?"

Mendengar ratapan itu, seorang dewa keluar dari danau dan bertanya mengapa si penebang kayu bersedih. Ia lalu menceritakan kemalangannya hari itu, bagaimana ia tidak bisa lagi bekerja tanpa kapak yang telah setia menemaninya selama bertahun-tahun. Setelah ia selesai bercerita, sang dewa kemudian masuk ke dalam air. Tidak lama, muncullah dengan memegang kapak emas di salah satu tangannya serta kapak perak di tangan yang lain.

"Apakah kapak perak ini punya kamu?" tanya sang dewa.
"Bukan mas, punya saya sudah tua dan jelek". Jawab si penebang kayu.
"Kalau begitu, apakah kapak emas ini punya kamu?" tanya sang dewa lebih lanjut.
Dengan rendah hati, si penebang kayu kembali menjawab, "Bukan, kapak saya cuma kapak tua karatan."

Mendengar kejujuran si penebang kayu, dewa tersenyum dan bilang, "Kamu orang yang jujur, karenanya kapak emas dan kapak perak ini saya kasih buat kamu".

Cerita tentang kemujuran si penebang kayu pun tersebar begitu cepat bagai kabar kawin siri-nya Dewi Persik. Tergiur oleh kisah bahagia tersebut, seorang penebang kayu yang tamak langsung pergi ke danau tempat sang dewa berdiam diri. Dengan sengaja ia melempar kapaknya ke danau.

Sang dewa keluar ke permukaan dan bertanya, "Kenapa kamu bersedih?". Padahal si tamak nggak sedih.

Ia pun bitching, "Kapak saya jatuh ke danau ini, saya nggak bisa bekerja lagi tanpa itu, bla.. bla.. bla". Sang dewa kembali masuk ke air. Dalam hitungan detik dewa yang penyabar itu muncul sambil membawa kedua kapak yang berkilauan.

"Apa kapak ini punya kamu?" tanya sang dewa.
"Iya, iya! dua-duanya". Jawab si tamak.
Mendengar itu sang dewa pun marah. "Sialan, kamu tukang bohong, saya kira kamu tukang kayu".



Cerita tersebut memiliki pesan moral yang mendalam, meski ending ceritanya nggak selucu versi bahasa inggrisnya. Coba deh kamu bayangin.



Ingin Curhat dan dibikin hepi?
kirim email berisi curhatan kamu ke kilikitik@windowslive.com
Curhatan kamu akan ditanggapi langsung oleh
kakak-kakak yang berpengalaman


* * * * *


Siapa yang ranum, dia yang resik
Jangan senyum-senyum, jangan berisik
Sudah kenal sama kakak-kakak kita ini?

Kalau belum, ayo dikilikitik :



Ali Destroy



Di usianya yang baru 21 tahun, Ali Hamzah Jati Nuhsela a.k.a Destroy sudah membukukan sejuta prestasi. Pria kelahiran Bandung, 24 Mei 1987 ini merupakan sosok kenamaan di bidang rekayasa digital dan salah satu pemicu perang foto panas di facebook. Di waktu senggang, kak Destroy gemar bermain DDR dan mendesain T-Shirt. Sebagian waktunya ia luangkan pula untuk memberi masukan-masukan mega-positif di setiap curhatan Kilikitik. Kak Destroy memang sangat peduli dengan generasi ABG yang labil. Kepada mereka, ia selalu menganjurkan :

"mulailah dengan mimpi, berusahalah dengan jujur, iringilah dengan doa dan nikmatilah hasilnya dengan berbagi".




Debong


Di tahun 2006, Debi Zen bersama kak Viky dan kak Karisma Prawira mencetuskan terbitnya katalog prostitusi pertama di Indonesia, Diamond Diamond Ox.
Sayang ide MLMWTS itu dianggap OMGWTFLMFAOTTYL oleh kaum fundamentalis republik Indonesia. Namun ide-ide brilian wanita yang mengidolakan Eva Green ini tidak tertahan disitu. Melalui Kilikitik, kak Debong menyumbangkan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya ketika menjabat pemred DDO. Menurut kak Debong, remaja harus tahu bagaimana mereka harus tampil, senada dengan motto hidup yang dengan teguh dipegangnya selama ini :

"7x7=49, setuju tidak setuju yang penting penampilan"





Percayakan kisah anda yang paling aib pada kami. Kami menjaga kerahasiaan anda.



7 komentar:

  1. hahahah, mantap gan!
    maap blm bisa ngasih cendol gan, masih blm iso nih!

    BalasHapus
  2. tolong di cek kulkasnya gan. ijo2 meluncur.

    BalasHapus
  3. Hahahaha, bener2 hiburan di Kamis malem ini..
    Btw cur, akhiran kapak emas-peraknya kurang "wow", gw lebih suka yg versi waktu lo cerita ke gw: "Saya kira kamu tukang kayu, ternyata tukang bohong..." , tp yg bagian"kemudian dia bitching..." itu lucu bgt juga,hehehe

    dan lagunya bener2 menemani sampai akhir blog ini,hahaha...

    Kilikitik, kecintaanku :D

    BalasHapus
  4. ALHAMDULILAH ada Irfan dan Adit bersama kita B-)

    BalasHapus
  5. goxkil b9t s0ob p0stiN9annYaa!!!
    ke3p up dA go0d woRk yoU guyS...
    GbU.. viVa r0ck 'n RolL!! wohO00oo!!

    bTw giMana ci CaranYa biAr aKu biSa mAsuk juGa fot0nYa? s0aLnya aKu gaMau nGiriM cUrhatAn geToh. HiduPku Uda sEmpurNa bGt iBaRat SaEWful Jamil nGaku Gay getoH!

    BalasHapus
  6. terus kapak yg jelek punya si tukang tebang yg aslinya dikemanain sm si dewa?

    BalasHapus
  7. ahahaha, anjrit keren vic. bisa judul2 film dono lu masukin dalam satu cerita!
    kreatip pisan!
    keep blogging lah buat situ!

    BalasHapus